Powered By Blogger

Jumat, 04 Oktober 2013

Flowchart

Flowchart atau diagram alir merupakan sebuah diagram dengan simbol-simbol grafis yang menyatakan aliran algoritma atau proses yang menampilkan langkah-langkah yang disimbolkan dalam bentuk kotak, beserta urutannya dengan menghubungkan masing masing langkah tersebut menggunakan tanda panah. Diagram ini bisa memberi solusi selangkah demi selangkah untuk penyelesaian masalah yang ada di dalam proses atau algoritma tersebut.

Simbol-Simbol

Gambar berikut adalah simbol flowchart yang umum digunakan.

Gambar Simbol untuk Keterangan
G-proses.JPG Proses / Langkah Menyatakan kegiatan yang akan ditampilkan dalam diagram alir.
G-keputusan.JPG Titik Keputusan Proses / Langkah dimana perlu adanya keputusan atau adanya kondisi tertentu. Di titik ini selalu ada dua keluaran untuk melanjutkan aliran kondisi yang berbeda.
G-data.JPG Masukan / Keluaran Data Digunakan untuk mewakili data masuk, atau data keluar.
G-awal.JPG Terminasi Menunjukkan awal atau akhir sebuah proses.
G-panah.JPG Garis alir Menunjukkan arah aliran proses atau algoritma.
G-kontrol.JPG Kontrol / Inspeksi Menunjukkan proses / langkah dimana ada inspeksi atau pengontrolan.

Jenis-Jenis Diagram Alir

Sterneckert (2003) menyarankan untuk membuat model diagram alir yang berbeda sesuai dengan perspektif pemakai (managers, system analysts and clerks) sehingga dikenal ada 4 jenis diagram alir secara umum:
  • Diagram Alir Dokumen, menunjukkan kontrol dari sebuah sistem aliran dokumen.
  • Diagram Alir Data, menunjukkan kontrol dari sebuah sistem aliran data.
  • Diagram Alir Sistem, menunjukkan kontrol dari sebuah sistem aliran secara fisik.
  • Diagram Alir Program, menunjukkan kontrol dari sebuah program dalam sebuah sistem.

Contoh Flowchart yang berhubungan dengan kerusakan lampu

 Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Diagram_alir

Senin, 30 September 2013

Hadis Shaum

1. Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)

2. Allah ‘Azza wajalla mewajibkan puasa Ramadhan dan aku mensunahkan shalat malam harinya. Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya. (HR. Ahmad)

3. Rasulullah Saw menaiki mimbar (untuk berkhotbah). Menginjak anak tangga (tingkat) pertama beliau mengucapkan, “Aamin”, begitu pula pada anak tangga kedua dan ketiga. Seusai shalat para sahabat bertanya, “Mengapa Rasulullah mengucapkan “Aamin”? Beliau lalu menjawab, “Malaikat Jibril datang dan berkata, “Kecewa dan merugi seorang yang bila namamu disebut dan dia tidak mengucap shalawat atasmu” lalu aku berucap “Aamin.” Kemudian malaikat berkata lagi, “Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan hidup bersama kedua orang tuanya tetapi dia tidak sampai bisa masuk surga.” Lalu aku mengucapkan “aamin”. Kemudian katanya lagi, “Kecewa dan merugi orang yang berkesempatan (hidup) pada bulan Ramadhan tetapi tidak terampuni dosa-dosanya.” Lalu aku mengucapkan “Aamin.” (HR. Ahmad)

4. Bau mulut seorang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat dari harumnya misik (minyak wangi paling harum di dunia). (HR. Bukhari)

5. Makanlah waktu sahur. Sesungguhnya makan waktu sahur menyebabkan berkah. (HR. Mutafaq’alaih)

6. Manusia tetap berkondisi baik selama mereka tidak menunda-nunda berbuka puasa. (HR. Bukhari)

7. Barangsiapa tidak dapat meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta (waktu berpuasa) maka Allah tidak membutuhkan lapar dan hausnya. (HR. Bukhari)

8. Barangsiapa shalat malam pada malam Lailatul Qodar dengan keimanan dan harapan pahala dari Allah maka akan terampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari)

9. Mungkin hasil yang diraih seorang shaum (yang berpuasa) hanya lapar dan haus, dan mungkin hasil yang dicapai seorang yang shalat malam (Qiyamul lail) hanyalah berjaga. (HR. Ahmad dan Al Hakim)

10. Barangsiapa memberimakan kepada orang yang berbuka puasa maka dia memperoleh pahalanya, dan pahala bagi yang (menerima makanan) berpuasa tidak dikurangi sedikitpun. (HR. Tirmidzi)

11. Tidaklah termasuk kebajikan orang yang tetap berpuasa dalam perjalanan (musafir). (HR. Bukhari)

12. Barangsiapa berbuka puasa sehari tanpa rukshah (alasan yang dibenarkan) atau sakit, maka tidak akan dapat ditebus (dosanya) dengan berpuasa seumur hidup meskipun dia melakukannya. (HR. Bukhari dan Muslim)

13. Barangsiapa berpuasa Ramadhan (penuh) lalu diikuti dengan berpuasa enam hari dalam bulan Syawal maka dia seperti berpuasa seumur hidup. (HR. Muslim)

Minggu, 29 September 2013

Hakekat & Fungsi Ilmu Sosial Dasar dalam Perguruan Tinggi

Ilmu Dasar Sosial (ISD) adalah pengetahuan yang menelaah masalah sosial. Khususnya yang diwudjudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian yang berasal dari bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti: sejarah, ekonomi sosiologi, antropologi, dan psikologi.

Tujuan Ilmu Sosial Dasar yaitu membantu perkembangan pola pikir dan kepribadian mahasiswa agar ,memiliki wawasan yang lebih luas dan memiliki kepribadian yang bagus sebagai mahasiswa khususnya untuk menghadapi teman atau mahasiswa lain dan menumbuhkan sikap sosial terhadap sesama.

Latar belakang diberikannya Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah karena mahasiwa juga seorang manusia dan manusia merupakan mahluk sosial, seorang manusia tidak akan bisa hidup tanpa bersosialisasi dengan manusia lainnya. Manusia juga pasti mendapatkan masalah-masalah sosial dilingkungan sekitarnya, oleh karena itu diberikanlah pelajaran ilmu sosial dasar untuk membangun seorang individu untuk dapat memahami dan peka dalam menanggulangi hal tersebut