Saya Ka’bil Akhbar,
mahasiswa Gunadarma semester 8. Disini saya
akan membahas pengalaman pribadi saya tapi yang berhubungan dengan kiat-kiat
untuk menggali potensi pada diri sendiri. Perlu diketahui untuk pembaca, penulisan
ini guna memenuhi nilai saya pada mata kuliah softskill.
Pada kiat- kiat untuk menggali potensi
diri sendiri ini ada 4, yang pertama adalah:
·
Berpikir
dengan Wawasan Luas. Berpikir tentang hal-hal yang
memberikan wawasan luas. Pemikiran tentang kegagalan harus dijauhi. Dimanapun
Anda berada, bentuklah pribadi dengan pemikiran yang terarah, baik di kantor,
di rumah, di pusat perbelanjaan, di mana saja. Lalu dengarkanlah bisikan hati,
"Saya pribadi yang positif,
" "Hati saya bahagia jika saya berhasil."
"Saya yakin saya berhasil."
"Saya yakin saya berhasil."
Pada kiat pertama ini ada sedikit
pengalaman pribadi saya. Kiat pertama ini jika di ingat- ingat merupakan suatu
hal yang biasa di nasehat kan oleh orang tua saya kepada saya. Pada waktu itu
saya sedang mengeluh mengenai kuliah saya, lelah nya kuliah, sulit nya tugas
yang diberikan dosen dan segala macam hal kepada orang tua saya, dengan semua
keluhan saya itu beliau tidak marah, justru beliau memberi saya nasehat, Begini
katanya “ Nak, jangan pesimis kamu harus optimis. Buka pemikirannya, ubah pola
piker kamu. Didalam diri kamu, kamu harus yakin kalau kamu pasti bisa. Kamu
ngomong sama diri kamu sendiri “Saya pasti bisa”. Setalah percakapan itu saya
praktikan apa yang dinasehati oleh orang tua saya. Alhamdulilah sampai sekarang
semua baik-baik saja, buang semua pemikiran negative karena itu hanya membuat
sakit kepala saja.
Selanjutnya kiat kedua :
·
Miliki Mindset Berkembang.
Berpikir dan merasa bahwa Anda adalah orang yang mampu, jauh lebih hebat dari
apa yang Anda duga sebelumnya. Pribadi sukses bukanlah orang jenius, melainkan
orang yang percaya bahwa kemampuan bisa terus dikembangkan jika dilatih.
Kejeniusan bukan faktor utama kesuksesan. Justru kita melihat banyak
orang-orang yang dianggap jenius namun kehidupannya sangat redup.
Begini pengamalan hidup saya
mengenai kiat kedua ini. Dulu saya adalah orang yang lemah, lemah dalam artian
adalah penyakitan. Saya tidak bisa lelah, mudah pusing. Padahal saya sangat
suka sekali olahraga khususnya olahraga yang memacu adrenalin, tapi dengan
kelemahan saya ini, saya sangat sulit untuk menjalani hobby saya tersebut.
Namun, saya tidak bisa seperti ini terus, awal nya saya termotivasi oleh iklan
yang mempunyai quotes “Lampui diri mu” dan motto beladiri Tarung Derajat yang
saya geluti adalah “Jadikan lah dirimu oleh diri sendiri’. 2 hal tersebut yang
telah merubah mindset saya, yang telah mengembangkan mindset saya sehingga
sekarang saya tidak lemah lagi, bahkan saya pernah menjadi atlet Tarung Derajat
di beberapa kejuaraan.
Kiat yang ke tiga :
·
Kesuksesan
bukan karena keberuntungan. Cara
berpikir orang sukses selalu pro-aktif.
Mereka percaya setiap orang bisa
sukses asal memenuhi syarat-syaratnya, seperti bekerja keras, tekun, ulet, pantang
menyerah, memiliki pikiran positif, dan melakukan hal-hal positif. Orang sukses
sama dengan manusia lainnya, hanya saja mereka memiliki keyakinan.
Dalam hal ini saya belum mendapat
kan kesuksesan sesuai seperti yang saya ingin kan, jadi saya tidak dapat
bercerita banyak pada kiat ke tiga ini.
Kiat ke empat :
·
Tidak
Terpengaruh Suara Negatif.
Adakalanya cita-cita orang sukses dianggap tidak mungkin pada awalnya. Namun
mereka tidak mendengarkan suara-suara yang mengecilkan atau meremehkan. Cara hidup
seperti ini sudah bisa dianggap sukses karena mereka mengalahkan suara negatif
dan menggantikannya dengan keyakinan kuat.
Ada kalimat menarik yang diucapkan
oleh pimpinan General Electric, "Yang dibutuhkan adalah seseorang yang
dapat memantulkan kepemimpinan dalam dirinya sendiri dan selalu mengadakan
program untuk dirinya sendiri dan perusahaan, disertai oleh keyakinan dan
ketekunan untuk pengembangan kepribadian. Karena tidak ada yang memapu
memerintah seseorang untuk berkembang. Apakah seseorang itu terus berkembang
dan maju ataukah dia mandek alam bidangnya, semuanya itu adalah keputusannya
sendiri. Karena hal-hal serupa ini, pengembangan kepribadian, meningkatkan
kualitas kemampuan atau kualitas diri memang membutuhkan waktu, usaha, kerja
keras, dan pengorbanan. Dan tidak ada orang lain yang dapat melakukannya untuk
Anda kecuali Anda sendiri."
Ada sedikit cerita
pada pengalaman saya mengenai kiat ke empat dimana saya berusaha untuk tidak
terpengaruh oleh suara negate di lingkngan bergaul saya. Jadi, pada masa saya
sma dimana pergaulan sebebas bebas nya, pulang sekolah nongkrong, merokok,
minum bahkan ada yang menghisap kan ganja kalau nongkrongnya pada malam hari.
Pada cerita saya ini
jujur saya ikut nongkrong bersama teman-teman saya, tapi ada satu hal yang saya
jaga dan itu adalah komitmen saya. Nongkrong atau berkumpul dengan teman juga
ada batasnya. Boleh kumpul bersama, boleh bergaul bersama tapi….. yang buruk
nya jangan di ikuti, hanya contoh yang baik nya saja. Alhamdulillah sampai
sekaran tubuh saya bersih dari yang namanya rokok, alcohol dan obat-obat an
terlarang, hanya nongkrong nya saja yang terkadang sampai pagi.
Itulah sebagian cara memiliki
mindset sukses dan cara hidup sukses. Kini Andalah yang harus
mempraktekannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar