Powered By Blogger

Rabu, 12 April 2017

Kiat- Kiat Menggali PotensiPada Diri Sendiri



Saya Ka’bil Akhbar, mahasiswa Gunadarma semester 8. Disini saya akan membahas pengalaman pribadi saya tapi yang berhubungan dengan kiat-kiat untuk menggali potensi pada diri sendiri. Perlu diketahui untuk pembaca, penulisan ini guna memenuhi nilai saya pada mata kuliah softskill.


Pada kiat- kiat untuk menggali potensi diri sendiri ini ada 4, yang pertama adalah:

·         Berpikir dengan Wawasan Luas. Berpikir tentang hal-hal yang memberikan wawasan luas. Pemikiran tentang kegagalan harus dijauhi. Dimanapun Anda berada, bentuklah pribadi dengan pemikiran yang terarah, baik di kantor, di rumah, di pusat perbelanjaan, di mana saja. Lalu dengarkanlah bisikan hati,

"Saya pribadi yang positif, " "Hati saya bahagia jika saya berhasil."
"Saya yakin saya berhasil."

Pada kiat pertama ini ada sedikit pengalaman pribadi saya. Kiat pertama ini jika di ingat- ingat merupakan suatu hal yang biasa di nasehat kan oleh orang tua saya kepada saya. Pada waktu itu saya sedang mengeluh mengenai kuliah saya, lelah nya kuliah, sulit nya tugas yang diberikan dosen dan segala macam hal kepada orang tua saya, dengan semua keluhan saya itu beliau tidak marah, justru beliau memberi saya nasehat, Begini katanya “ Nak, jangan pesimis kamu harus optimis. Buka pemikirannya, ubah pola piker kamu. Didalam diri kamu, kamu harus yakin kalau kamu pasti bisa. Kamu ngomong sama diri kamu sendiri “Saya pasti bisa”. Setalah percakapan itu saya praktikan apa yang dinasehati oleh orang tua saya. Alhamdulilah sampai sekarang semua baik-baik saja, buang semua pemikiran negative karena itu hanya membuat sakit kepala saja.

Selanjutnya kiat kedua :

·          Miliki Mindset Berkembang. Berpikir dan merasa bahwa Anda adalah orang yang mampu, jauh lebih hebat dari apa yang Anda duga sebelumnya. Pribadi sukses bukanlah orang jenius, melainkan orang yang percaya bahwa kemampuan bisa terus dikembangkan jika dilatih. Kejeniusan bukan faktor utama kesuksesan. Justru kita melihat banyak orang-orang yang dianggap jenius namun kehidupannya sangat redup.

Begini pengamalan hidup saya mengenai kiat kedua ini. Dulu saya adalah orang yang lemah, lemah dalam artian adalah penyakitan. Saya tidak bisa lelah, mudah pusing. Padahal saya sangat suka sekali olahraga khususnya olahraga yang memacu adrenalin, tapi dengan kelemahan saya ini, saya sangat sulit untuk menjalani hobby saya tersebut. Namun, saya tidak bisa seperti ini terus, awal nya saya termotivasi oleh iklan yang mempunyai quotes “Lampui diri mu” dan motto beladiri Tarung Derajat yang saya geluti adalah “Jadikan lah dirimu oleh diri sendiri’. 2 hal tersebut yang telah merubah mindset saya, yang telah mengembangkan mindset saya sehingga sekarang saya tidak lemah lagi, bahkan saya pernah menjadi atlet Tarung Derajat di beberapa kejuaraan.


Kiat yang ke tiga :
·         Kesuksesan bukan karena keberuntungan. Cara berpikir orang sukses selalu pro-aktif.
Mereka percaya setiap orang bisa sukses asal memenuhi syarat-syaratnya, seperti bekerja keras, tekun, ulet, pantang menyerah, memiliki pikiran positif, dan melakukan hal-hal positif. Orang sukses sama dengan manusia lainnya, hanya saja mereka memiliki keyakinan.

Dalam hal ini saya belum mendapat kan kesuksesan sesuai seperti yang saya ingin kan, jadi saya tidak dapat bercerita banyak pada kiat ke tiga ini.


Kiat ke empat :

·         Tidak Terpengaruh Suara Negatif. Adakalanya cita-cita orang sukses dianggap tidak mungkin pada awalnya. Namun mereka tidak mendengarkan suara-suara yang mengecilkan atau meremehkan. Cara hidup seperti ini sudah bisa dianggap sukses karena mereka mengalahkan suara negatif dan menggantikannya dengan keyakinan kuat. 
Ada kalimat menarik yang diucapkan oleh pimpinan General Electric, "Yang dibutuhkan adalah seseorang yang dapat memantulkan kepemimpinan dalam dirinya sendiri dan selalu mengadakan program untuk dirinya sendiri dan perusahaan, disertai oleh keyakinan dan ketekunan untuk pengembangan kepribadian. Karena tidak ada yang memapu memerintah seseorang untuk berkembang. Apakah seseorang itu terus berkembang dan maju ataukah dia mandek alam bidangnya, semuanya itu adalah keputusannya sendiri. Karena hal-hal serupa ini, pengembangan kepribadian, meningkatkan kualitas kemampuan atau kualitas diri memang membutuhkan waktu, usaha, kerja keras, dan pengorbanan. Dan tidak ada orang lain yang dapat melakukannya untuk Anda kecuali Anda sendiri."

Ada sedikit cerita pada pengalaman saya mengenai kiat ke empat dimana saya berusaha untuk tidak terpengaruh oleh suara negate di lingkngan bergaul saya. Jadi, pada masa saya sma dimana pergaulan sebebas bebas nya, pulang sekolah nongkrong, merokok, minum bahkan ada yang menghisap kan ganja kalau nongkrongnya pada malam hari.

Pada cerita saya ini jujur saya ikut nongkrong bersama teman-teman saya, tapi ada satu hal yang saya jaga dan itu adalah komitmen saya. Nongkrong atau berkumpul dengan teman juga ada batasnya. Boleh kumpul bersama, boleh bergaul bersama tapi….. yang buruk nya jangan di ikuti, hanya contoh yang baik nya saja. Alhamdulillah sampai sekaran tubuh saya bersih dari yang namanya rokok, alcohol dan obat-obat an terlarang, hanya nongkrong nya saja yang terkadang sampai pagi.

Itulah sebagian cara memiliki mindset sukses dan cara hidup sukses. Kini Andalah yang harus mempraktekannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar