Powered By Blogger

Selasa, 06 Juni 2017

Sikap Menghargai Waktu




Pada tulisan kali ini saya akan membuat artikel yang berisikan bahasan mengenai sikap menghargai waktu. Menurut saya, waktu adalah sebuah jalan hidup yang dimana kita tidak dapat kembali ke waktu yang lalu maupun mendatangi waktu yang akan datang. Kita hanya bisa bergerak seiring dengan waktu berjalan. 

Karena itu lah waktu merupakan hal yang paling berharga, kenapa berharga? Karena waktu tidak dapat dibeli oleh materi, karena kita tidak bisa mengulangi waktu yang sudah kita lewati, dan karena kita tidak tau waktu yang akan datang itu seperti apa. 


Jarum jam tidak dapat berputar kearah sebalik nya, maka itu hargai lah waktu sebelum kita menyesalinya. Apabila kita bisa menghargai waktu saya yakin orang lain pun akan menghargai kita, kenapa? Karena jika kita menghargai waktu, pandangan orang lain pun akan beda, mereka akan memandang kita sebagai seorang yang rajin, ulet dan lain sebagai nya. 

Dengan menghargai waktu pun kita tidak akan tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu, karena segala hal kita kerjakan pada waktu nya. Selain itu waktu pun bisa membuat kita belajar hidup teratur dan terstruktur, kenapa? Karena dengan menghargai waktu, kita akan menjadwal dan menstruktur segala kegiatan kita dalam sehari, seminggu, sebulan, setahun atau selamanya.

Kenyataan yang sering terjadi di kehidupan kita adalah lestarinya budaya jam karet. Apa itu jam karet? Jam karet adalah waktu yang elastis/mulur/molor seperti karet. Dalam artian bahwa waktu akan menjadi mundur dari yang sudah ditentukan. Misal waktu rapat ditentukan jam 09.00, maka orang akan mulai berangkat jam 09.15 dan sampai tempat rapat setengah jam kemudian, itu pun masih ada yang lebih telat lagi, sehingga rapat benar-benar bisa dimulai pada pukul 10.30. bayangkan berapa jam yang terbuang sia-sia? Satu setengah jam bukanlah merupakan waktu yang singkat. Dengan adanya hal semacam ini, maka pekerjan yang seharusnya selesai akan molor dan tentunya ini sangat merugikan.

Budaya terlambat semakin hari semakin parah saja. Coba perhatikan anak-anak sekolah di daerah kalian. Bisakah kalian hitung berapa jumlah mereka yang terlambat masuk sekolah? Tentu sangat banyak jumlahnya. Hal ini terjadi karena kurang sadarnya mereka akan pentingnya menghargai waktu. Mereka lebih suka menggunakan waktu untuk hal-hal yang kurang penting dibandingkan dengan sekolah mereka.

Budaya-budaya itu semua tidak boleh dibiarkan agar anak cucu kita tidak meniru hal buruk ini. Jangan sampai sikap seperti ini dijadikan sebuah kepercayaan bagi mereka untuk mebudayakan terlambat, jam karet, dan tidak menghargai waktu. Sudah saatnya kita untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah berniat di dalam hati dan sadar bahwa sikap menghargai waktu merupakan wajib dan harus kita semua lakukan mengingat begitu pentingnya waktu bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar