Powered By Blogger

Senin, 22 Juni 2015

v  Pengenalan


Disini saya akan menganalisa web tentang pendidikan, langsung saja web yang akan saya analisa adalah  w3schools. Seperti yang diketahui w3schools ini adalah sebuah situs web pendidikan yang menyediakan pembelajaran mengenai dasar-dasar web based programming. Situs tersebut dapat diakses dari internet dengan klik http://www.w3schools.com/.

            Para pengunjung web ini bisa belajar dengan mudah melalui tutorial yang di sediakan oleh web tersebut termasuk bagi para pemula yang ingin belajar. Diantaranya yang dapat dipelajari adalah :

  • HTML
  • CSS
  • XML
  • JAVASCRIPT
  • ASP
  • PHP
  • SQL

v  Ukuran

Untuk lebih lengkapnya mengenai ukuran w3schools, silahkan check this link : http://www.alexa.com/siteinfo/http%3A%2F%2Fwww.w3schools.com


v  Search Engine


Sebelum saya melanjutkan kenapa w3schools dengan search engine, saya jelaskan terlebih dahulu apa itu search engine dan sejarahnya.
Search engine atau di-Indonesia-kan menjadi mesin pencari adalah sebuah sistem perangkat lunak (software) yang di desain untuk melakukan pencarian data atau informasi di world wide web (www). Hasil pencarian akan menampilkan serangkaian informasi yang bersumber dari website/blog tertentu, hasil pencarian ini sering disebut Search Engine Result Pages (SERPs).  Selain halaman website, informasi yang ditampilkan bisa berupa gambar, video, atau tipe file lainnya. Search engine melakukan pendataan secara real time dengan bersandar pada algoritma yang sudah teratur dalam web crawl. Inilah yang membedakannya dengan web directories (direktori web) yang biasanya melakukan pendataan manual oleh manusia (human editors).
pada tahun 1957 presiden Amerika Serikat, Dwight Essien Hower, memerintahkan untuk pembangunan Advenced Research Project Agency (APRA). Dengan merangkul beberapa universitas, akhirnya mereka menciptakan APRAnet yang merupakan bapak moyangnya internet zaman modern. Sejarah search engine diawali dengan adanya temuan internet.
Pada tahun 1960, sejarah search engine berlanjut ketika Ted Nelson menciptakan projek Xanadu dan tiga tahun berikutnya berhasil membuat hiperteks yang berisi hiperlink. Sekarang kita mengenalnya dengan kata link.
Saat awal perkembangan internet tersebut, Tim Berners-Lee membuat sebuah situs web yang berisikan daftar situs web yang ada di internet melalui peladen web CERN. Sejarah yang mencatat sejak tahun 1992 masih ada hingga kini.
Dengan semakin banyaknya situs web yang aktif membuat daftar ini tidak lagi memungkinkan untuk dikelola oleh manusia. Utilitas pencari yang pertama kali digunakan untuk melakukan pencarian di internet adalah Archie yang berasal dari kata “archive” tanpa menggunakan huruf “v”. Archie dibuat tahun 1990 oleh Alan Emtage, Bill Heelan dan J. Peter Deutsch, saat itu adalah mahasiswa ilmu komputer Universitas McGill, Amerika Serikat.
Archie bertugas melakukan pencarian terhadap semua file yang ada dari sebuah daftar direktori. Ia mendownload daftar tersebut, menyimpannya di sebuah lokasi File Transfer Protocol (FTP), dan membuat database dari daftar tersebut. Jadi, Archie yang notabene adalah search engine pertama di dunia berfungsi mencari file di internet, bukan mencari keyword seperti yang kita ketahui sekarang.
Jika program Archie meng-index file komputer, “Gopher” meng-index teks dokumen. Gopher diciptakan pada tahun 1991 oleh Mark Mccahill di Universitas Minnesota. Karena berbentuk file teks, hampir semua situs gopher menjadi website setelah terciptanya World Wide Web.
Program yang lainnya yaitu “Veronica” dan “Jughead”, yang berfungsi untuk mencari file yang disimpan di dalam sistem index Gopher. Veronica (Very Easy Rodent-Oriented Net-wide Index to Computerized Archives) menyediakan pencarian dengan menggunakan kata kunci di menu judul dalam seluruh daftar Gopher. Jughead ( Jonzy’s Universal Gopher Hierarchy Excavation And Display ) adalah suatu alat untuk memperoleh menu informasi dari beberapa jenis Gopher server.
Search engine pada web yang pertama adalah “Wandex”, suatu nowdefunct index yang dikumpulkan oleh World Wide Web Wanderer, suatu Web Crawler yang dikembangkan oleh Matthew Gray lulusan MIT tahun 1993. Pada tahun yang sama, sebuah search engine lainnya keluar yaitu Aliweb, yang saat ini masih ada. Search engine pertama kalinya yang “full text” atau search engine yang hampir semuanya tulisan adalah Web Crawler yang muncul pada tahun 1994. tidak seperti search engine sebelumnya, web crawler yang muncul pada tahun 1994. Tidak seperti search engine sebelumnya, web crawler mengijinkan para pemakai mencari informasi dengan menggunakan kata apa saja pada halaman web mana saja. Inilah yang menjadi standarisasi dari semua search engine yang ada sekarang ini.
Mesin pencari lainnya seperti Aliweb, muncul di 1993 dan masih berjalan hingga saat ini. Salah satu mesin pencari pertama yang sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar adalah Lycos, yang dimulai di Carnegie Mellon University sebagai proyek riset di tahun 1994. Segera setelah itu, banyak mesin pencari yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah WebCrawler, Hotbot, Excite, Infoseek, Inktomi, dan AltaVista. Masing-masing bersaing dengan menambahkan layakan-layanan tambahan seperti yang dilakukan oleh Yahoo. Belakangan direktori-direktori ini menggabungkan atau menambahkan teknologi mesin pencari agar fungsinya semakin meningkat.
Tahun 2002 Yahoo! mengakuisisi Inktomi, setahun kemudian mengakuisisi AlltheWeb dan Altavista kemudian pada tahun 2004, meluncurkan mesin pencari sendiri yang didasarkan pada teknologi gabungan dari mesin-mesin pencari yang telah diakuisisinya serta memberikan layanan yang mengutamakan pencarian Web daripada layanan-layanan lainnya. Di bulan desember 2003, Orase menerbitkan versi pertama dari teknologi pencari waktu-riilnya. Mesin ini memiliki banyak fungsi baru dan tingkat unjuk kerja yang jauh lebih baik.
Mesin pencari juga dikenal sebagai target investasi internet yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Beberapa perusahaan mesin pencari yang masuk ke dalam pasar saham diketahui mencatat keuntungan besar. Sebagian lagi sama sekali menonaktifkan layanan mesin pencari, dan hanya memasarkannya pada edisi-edisi enterprise saja, contoh Northern Light sebelumnya diketahui merupakan salah satu dari 8 atau 9 mesin pencari awal setelah Lycos muncul.
 
Sebelum munculnya Web, ada pula mesin-mesin pencari untuk protokol atau penggunaan lain, seperti misalnya Archie search engine untuk situs-situs FTP anonim dan Veronica search engine untuk Gopher protocol.
Buku Osmar R. Zaïane From Resource Discovery to Knowledge Discovery on the Internet menjelaskan secara rinci sejarah teknologi mesin pencari sebelum munculnya Google. Mesin-mesin pencari lainnya mencakup a9.com, AlltheWeb, Ask Jeeves, Clusty, Gigablast, Teoma, Wisenut, GoHook, Kartoo, dan Vivisimo.
SEO (Search Engine Optimization)
SEO merupakan serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.
Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung. Dari penjelasan diatas sudah jelas bahwa SEO yang dibuat oleh w3schools.com untuk menaikan urutan di search engine google berjalan dengan baik sehingga mereka berada pada urutan pertama search engine google.

v  Web Archive

Pengarsipan web (Web Archiving) adalah proses mengumpulkan bagian dari WWW dan memastikan koleksi tersebut diawetkan dalam suatu arsip, misalnya situs arsip, untuk diakses peneliti, sejarawan, dan masyarakat umum pada masa datang. w3shools.com mempunyai pengarsipan tutorial-tutorial pada webnya agar tetap bisa di pelajari pemrograman webnya di masa mendatang.


Refrensi :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar