Powered By Blogger

Minggu, 18 Oktober 2015

Design Pemodelan Grafik

Pengertian Design Pemodelan Grafik

Sebelum kita mengetahui lebih dalam lagi tentang Desain Pemodelan Grafis sebaiknya kita mengetahui dulu apa itu Desain apa itu Pemodelan dan apa itu grafik. Pertama yang akan saya jelaskan adalah desain, desain diambil dari kata ‘Designo’ berasal dari bahasa Italy yang artinya gambar, nah sedangkan dalam bahasa inggris desain diambin dari kata ‘Designare’ yang artinya adalah merencanakan sesuatu atau merancang. Ada juga kata ‘Desain’ ini memiliki arti sebagai kata benda atau kata kerja jika berada didalam sebuah kalimat, sebagai kata kerja ‘Desain’ memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”, sedangkan didalam kata benda ‘Desain’ digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.

Selanjutnya saya akan menjelaskan yang kedua yaitu pemodelan. Pemodelan ini memiliki kata dasar ‘Model’, jadi saya akan memberitahukan dulu apa arti dari kata ‘model’ tersebut. Yang artinya adalah pola (contoh, acuan, ragam) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan. Arti lain dari model adalah abstraksi dari sistem sebenarnya, dalam gambaran yang lebih sederhana serta mempunyai tingkat presentase yang bersifat menyeluruh, atau model adalah abstraksi dari realitas dengan hanya memusatkan perhatian pada beberapa sifat dari kehidupan sebenarnya.

Kalo sudah mengerti arti kata dasar dari pemodelan, sekarang baru saya akan menjelaskan definisi dari pemodelan itu apa. Pemodelan sendiri memiliki arti membentuk suatu benda-benda atau obyek, membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Adapaun definisi lain dari pemodelan sebagai pola atau contoh dari sesuatu yang akan dibuat atau dirancang. Pemodelan adalah tahap dimana akan dibentuknya suatu obyek. Proses pemodelan ini memerlukan perancangan dengan beberapa langkah saat
pembuatannya.

Terakhir adalah grafik yang mengacu pada gambar, garis, lingkaran, lengkungan yang bergabung menjadi satu membentuk sebuah bangun atau pencitraan baik 1, 2, maupun 3 dimensi atau lebih. Arti lain dari kata grafik sebagai pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf, simbol dan gambar dengan menggunakan proses pencetakan.




Unsur Design Pemodelan Grafik

1.      Garis (Line)
     Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight).
2.      Bentuk (Shape)
     Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga (triangle).
Bentuk dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu:
·         Huruf (Character)
·         Simbol (Symbol)
·         Bentuk nyata (Form)


3.      Tekstur (Texture)
     Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba.

4.      Ruang (Space)
     Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis.

5.      Ukuran (Size)
     Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu obyek.

6.      Warna (Color)
     Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena dengan warna orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk bentuk visual secara jelas.




Prinsp Design Pemodelan Grafik

1.      Ruang Kosong (White Space)
     Ruang kosong dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah bidang dan menjadikan sebuah obyek menjadi dominan.

2.      Kejelasan (Clarity)
     Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan sebuah karya. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu/ makna ganda. 

3.      Kesederhanaan (Simplicity)
     Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang. Kesederhanaan seing juga diartikan tepat dan tidak berlebihan. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh.

4.      Emphasis (Point of Interest)
     Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merupakan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic.



Refrensi :




1 komentar: